Bkpp berikan pembekalan pada peserta peda petani-nelayan

Pekan Daerah  (PEDA) Petani-Nelayan Kalimantan Timur Tahun 2013  akan dilaksanakan di Kota Samarinda pada tanggal 7 – 10 Juni 2013.  Acara ini merupakan pertemuan akbar petani-nelayan Kalimantan Timur sekaligus ajang pengukuran prestasi bagi petani-nelayan dan pembangunan pertanian  diwilayah tersebut.  Berkaitan dengan kegiatan tersebut Badan Ketahanan Pangan dan Penyluhan (BKPP) Kabupaten Kutai Kartanegara memberikan pembekalan bagi para peserta PEDA yang berjumlah sekitar 200 orang  berasal dari 18 kecamatan orang  terdiri dari  Petani-Nelayan, Pemuda Tani- Nelayan, Wanita Tani-Nelayan , Alumni Magang Jepang P4S , Asosiasi Petani-Nelayan dan Petani Hutan.

Kepala BKPP Kabupaten Kutai Kartanegara Bapak  Ir. Akhmad Hardi Dwi Putra   sebagai  Panitia menyampaikan  bahwa  pembekalan ini bertujuan  untuk menyamakan persepsi dan mempersiapkan agenda-agenda yang akan diikuti oleh peserta PEDA  Petani-Nelayan serta meningkatkan motivasi dan memberikan apresiasi pada petani-nelayan dan pelaku agribisnis lainnya untuk memacu prestasi dalam pembangunan pertanian  dalam arti luas.  Narasumber dalam acara ini berasal dari  SKPD terkait, Ketua Kontak  Tani Nelayan Andalan serta kelompok fungsional.

Wakil Bupati Kutai Kartanegara  Bapak Ghufron Yusuf dalam sambutannya saat membuka  pembekalan  tersebut menyanmpaikan bahwa tantanga terberat dalam pembangunan pertanian  adalah kesiapan dan ketersediaan sumberdaya manusia.  Sumberdaya manusia harus memahami karakteristik pembangunan yang disusun  dalam RPJMD Kutai Kartanegara 2011-2015.  Pembanguan SDM pertanian diarahkan pada pola integritas semua sistem pelayanan terpadu oleh seluruh SKPD untuk m empercepat kawasan pertanian.  Menurut wakil bupati Kutai Kartanegara  untuk menwujudkan program tersebut semua harus bekerja secara sinergis mulai dari pimpinan, staf dan jajaran fungsional dilapangan dengan instansi dan dinas terkait.  Kepada para peserta PEDA Petani Nelayan wakil bupati  berharap agar petani-nelayan  memanfaatkan dan mengikuti dengan baik sehingga akan dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan di bidang teknologi pertanian.(ds)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *